Alasan Tak Boleh Pakai Terlalu Banyak Deterjen S「Baccarat Pack Winning Method」aat Mencuci Pakaian

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Aplikasi lotere

Gagliardi mBaccarat Pack Winning MethodeBaccarat Baccarat Pack Winning Methodpack Winning Methodnjelaskan, jenis mesin cuci Baccarat Pack Winning Methodyang Anda gunakan juga memengaruhi berapa banyak deterjen yang perlu digunakan. Mesin cuci efisiensi tinggi atau HE menggunakan lebih sedikit air, energi, dan deterjen dibandingkan mesin cuci biasa.

Menggunakan terlalu banyak deterjen saat mencuci pakaian malah dapat menciptakan banyak masalah, termasuk noda atau residu pada pakaian, bau tidak sedap tertinggal di mesin cuci karena residu berlebih yang terperangkap, pakaian yang dicuci tidak bisa kering dengan sempurna, pakaian lebih basah, serta bisa merusak motor dan pompa pada mesin cuci.

Baca juga: Deterjen Bubuk Vs Deterjen Cair, Mana yang Lebih Baik?

JAKARTA, KOMPAS.com - Mencuci pakaian dengan deterjen adalah sebuah keharusan, agar pakaian bersih, wangi, dan higienis. Namun, ada anggapan bahwa menggunakan banyak deterjen saat mencuci pakaian adalah hal bagus.

Selain itu, imbuh dia, Anda mengoptimalkan bener gitu mekanikal dengan meningkatkan waktu agitasi dan dengan menambahkan pembilasan. Pun Anda mengoptimalkan energi kimia dengan memastikan Anda menggunakan deterjen dengan takaran yang pas.

"Meskipun tampak logis bahwa semakin banyak deterjen di mesin cuci akan membuat pakaian bersih, namun sebenarnya adalah sebaiknya," kata pakar pencucian pakaian dan ilmuwan di The Clorox Company Mary Gagliardi, seperti dikutip dari Reader's Digest, Rabu (17/3/2021).

Selain itu, menggunakan terlalu banyak deterjen juga berarti membutuhkan banyak energi listrik saat mencuci pakaian. Sebab, mesin cuci akan secara otomatis menambahkan pembilasan dan penundaan untuk mengurai kelebihan deterjen.

“Jika Anda memiliki mesin cuci HE, Anda perlu menggunakan deterjen HE (dan aditif cucian yang menyertakan petunjuk penggunaan dalam mesin cuci HE),” kata Gagliardi.

"Ketika dioptimalkan, ketiga faktor ini bekerja sama untuk memberikan pencucian yang bagus. Anda mengoptimalkan temperatur dengan memilih air terpanas yang bisa Anda berikan, karena semakin panas air, maka akan semakin baik pencucian," ujar Gagliardi.

Menurut Gagliardi, Anda harus memahami dulu tiga faktor yang menentukan kinerja pencucian di mesin cuci, yakni energi termal (temperatur air), energi mekanikal (agitasi), energi kimia (berasal dari deterjen).

Baca juga: 6 Manfaat Deterjen Selain untuk Mencuci Pakaian

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Deterjen HE diformulasikan secara khusus untuk kondisi pencucian dengan air rendah, dan termasuk surfaktan yang tidak akan menyebabkan terlalu banyak buih di mesin cuci.

Bahkan jika pakaian kita kotor, bau, dan bernoda, menggunakan terlalu banyak deterjen untuk mencucinya juga bukan ide yang baik. Justru menggunakan terlalu banyak deterjen saat mencuci pakaian adalah hal yang harus dihindari.